Asuransi Syariah Akad Dan Manfaatnya

Asuransi Syariah Akad Dan Manfaatnya Dalam Kehidupan Kita

 

Asuransi Syariah Akad Dan Manfaatnya-Apa yang dimaksud dengan konsep berbagi resiko dalam asuransi syariah? Asuransi syariah merupakan suatu sistem asuransi yang mana peserta saling menanggung resiko dengan memberikan beberapa atau semua kontribusi lewat dana tabarru’. Hal ini sering diistilahkan dengan sharing of risk. Anggaran itu akan digunakan untuk melunasi klaim jika sesuatu saat peserta hadapi musibah. Dalam pelaksanaannya, industri berperan sebagai pemegang amanah dalam mengelola serta menanamkan dana dari kontribusi peserta. Maksudnya, industri hanya berperan dalam koridor operasional dan bukan selaku penanggung.

Akad dalam Asuransi Syariah

Semua industri asuransi syariah di Indonesia melaksanakan prosedur asuransi dengan landasan akad sesuai dengan syariat Islam. Adapun sebagian akad yang sering dipakai dalam asuransi berbasis syariah antara lain:

1. Akad Tabarru’

Akad yang dimaksud merupakan tiap peserta akan membagikan hibah berupa premi lewat dana tabarru’ yang akan dipakai untuk membantu peserta lain yang terkena musibah. Dalam hal ini perusahaan asuransi berplatform syariah berfungsi sebagai pengelola dana hibah itu.

2. Akad Tijarah

Akad yang dimaksud adalah akan antara peserta dengan perusahaan dengan tujuan menguntungkan.

3. Akad Wakalah bil Ujrah

Akad yang dimaksud adalah peserta memberikan pengelolaan duit pada perusahaan asuransi untuk mengatur dana investasi yang nantinya industri akan memperoleh imbalan berbentuk upah.

4. Akad Mudharabah

Akad yang dimaksud adalah membagikan kuasa pada perusahaan sebagai mudharib untuk mengatur investasi dengan imbalan berbentuk hasil( nisbah) sesuai dengan perjanjian.

Manfaat Asuransi Syariah

Dengan menerapkan prinsip syariat Islam, maka asuransi jenis ini pastinya mempunyai banyak manfaat dibanding dengan asuransi konvensional. Apa saja khasiat asuransi syariah? Beberapa khasiat asuransi berplatform syariat Islam ini yang langsung bisa dirasakan oleh nasabahnya antara lain:

1. Prinsip tolong menolong

Dalam asuransi berplatform penerapan hukum syar’ i dalam agama Islam ini dikenal istilah risk sharing, ialah memberi risiko yang mana partisipan membayarkan uang kontribusi dan anggaran itu akan diatur oleh perusahaan untuk disalurkan pada partisipan yang mengalami musibah ataupun membutuhkan duit.

2. Bebas riba

Apakah asuransi syariah ada premi? Tidak. Akad yang dilakukan pada asuransi berplatform syar’ i tidaklah menukarkan premi dengan duit klaim, tetapi bergotong royong antar sesama peserta. Jika satu peserta hadapi bencana, maka iuran dari peserta lain akan digabungkan untuk membantu.

3. Premi tidak hangus

Pada asuransi berplatform hukum agama Islam, premi yang disetorkan tidak akan hangus serta akan dikembalikan bila tidak terdapat klaim selama masa garansi. Perihal ini semakin mengukuhkan prinsip risk sharing, ialah resiko pada peserta asuransi akan dijamin bersama- sama.

4. Bebas iuran dasar

Dalam asuransi berplatform syariah, partisipan akan memperoleh kebebasan iuran dasar bila peserta mengalami cacat keseluruhan akibat sakit ataupun musibah. Hal ini bisa diperoleh dengan cara cuma- cuma sesuai dengan perjanjian.

5. Transparan

Pengurusan anggaran di asuransi tipe ini pastinya bersifat transparan dan telah didetetapkan sejak dini. Jadi pelanggan bisa mengetahui kemana saja anggaran iuran dialokasikan seperti untuk persediaan klaim, ataupun investasi.

6. Proteksi tak berubah walaupun telat bayar

Pelanggan akan senantiasa memperoleh manfaat asuransi berjalan seperti seharusnya walaupun terlambat membayar iuran asuransi. Hal ini berlainan dengan asuransi konvensional yang tidak memperbolehkan nasabah terlambat membayar premi.

7. Pengelolaan berdasarkan syariat Islam

Pengumpulan dan pengurusan dana yang ada di asuransi berplatform syariah dilakukan bersumber pada syariat Islam. Tidak ada anggaran yang diinvestasikan ke industri yang tidak sesuai dengan prinsip Islam.

8. Keuntungan dibagi secara adil

Profit dari dana investasi yang dicoba oleh perusahaan asuransi syariah akan dibagi secara seimbang pada pelanggan.

9. Wakaf

Arti dari wakaf dalam asuransi berplatform syariat Islam ialah penyerahan harta yang bertahan lama kepada penerima manfaat sebagai wujud kebajikan, sehingga produk asuransi membolehkan pesertanya ikut berpartisipasi dalam kebaikan.

 

PENUTUP

Nah demikian pembahasan atau ulasan sederhana dari kami tentang Asuransi Syariah Akad Dan Manfaatnya Dalam Kehidupan Kita, mungkin kalian belum tau betul bahwa asuransi syariah juga mempunyai segudang keuntungan dan tidak memberatkan bagi pelanggannya dan tentunya halal sesuai syariat islam. Semoga Bermanfaat

Leave a Reply

Your email address will not be published.